Adsterra

Breaking News

Qur'an Jangan Hanya Dihafalkan Tapi Diamalkan


Komando Bhayangkara - Sebanyak 15 hafidz dan hafidzah lulusan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an An-Nuriyyah mendapatkan bisyaroh dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Bisyaroh diserahkan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah H Taj Yasin Maimoen Maimoen pada Minggu (15/12/2019) malam.

Wagub menyampaikan selamat kepada santri yang telah berhasil menghafalkan 30 juz Al-Quran. Namun, putra kyai kharismatik alm KH Maimoen Zubair itu sekaligus mengingatkan agar tidak hanya dihafal tapi juga diamalkan.

"Kula yakin, Al-Qur'an kalau dijaga para putra putri masyayikh, dipun bimbing oleh ulama Allah, Qur'an tidak hanya dihafalka tapi juga diamalkan," katanya.

Hal ini, imbuhnya, juga dipesankan Habib Al Jufri, ulama dari Yaman. Habib Al Jufri mengharapkan generasi muda yang hafal qur'an perlu dilanjutkan dengan paham isi Al-Qur'an.

"Saengga tidak hanya dihafalkan, nanging nalikanipun mereka (penghafal qur'an) tinggal dimanapun berada, jika ada pertanyaan terkait Al-Qur'an, hukum syariat dan lain-lain, tidak diam saja. Artinya bisa menjawab," jelasnya.

Harapan ini juga diinginkan alm. KH Maimoen Zubair, lanjut wagub. Sebab saat ini Al-Qur'an mengalami pergeseran, tidak menjadi imam bagi umat muslim, tetapi menjadi sam'an wa qiroatan. 

"Al-Qur'an kedah dados imam kita sedaya umat muslim, saged nglampahi napa ingkang didawuhaken Allah SWT lewat Al-Qur'an ingkang disampaikan Rasulullah SAW. Saya juga berharap betul-betul kepada para penghafal Qur'an, semoga yang dihafalkan menjadi hafalan yang bermanfaat, diamalkan dan diajarkan," pungkasnya.
Qur'an Jangan Hanya Dihafalkan Tapi Diamalkan Qur'an Jangan Hanya Dihafalkan Tapi Diamalkan Reviewed by Admin on Rating: 5

Tidak ada komentar