Breaking News

Gandeng BSSN, Polri Ungkap Bocornya 279 Juta Data WNI


Komando Bhayangkara - Direktorat Tindak Pidana Siber (Dit Tipidsiber) Bareskrim Polri menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menelusuri dugaan kebocoran 279 juta data penduduk di Indonesia di jejaring internet.

"Yang pertama Dirtisiber Bareskrim Polri telah melakukan instansi terkait. Di antaranya dengan badan siber dan sandi negara (BSSN) dalam rangka pendalaman terhadap kasus ini," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (24/5).

Rusdi menuturkan kasus kebocoran 279 juta data penduduk itu diduga merupakan data yang berasal dari peserta data BPJS Kesehatan.

"Kasus kebocoran peserta data BPJS. Tentunya Polri dalam hal ini tentunya tindak pidana siber Bareskrim Polri telah mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan kasus tersebut," ungkap dia.

Sejauh ini, Polri sudah memeriksa pejabat BPJS Kesehatan yang berkaitan dengan operasional teknologi informasi di perusahaan plat merah tersebut.

"Pada hari ini, meminta klarifikasi dari pejabat BPJS Kesehatan. Dalam hal ini yang menangani operasional daripada teknologi informasi di BPJS Kesehatan," jelasnya.

Ia menyampaikan pemeriksaan kali ini untuk mengetahui sistem informasi manajemen di BPJS Kesehatan. Termasuk dengan keamanan sistem aplikasi-aplikasi buatan BPJS Kesehatan. (MKB/RMOL)

Foto: Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono/Net
Gandeng BSSN, Polri Ungkap Bocornya 279 Juta Data WNI Gandeng BSSN, Polri Ungkap Bocornya 279 Juta Data WNI Reviewed by Komando Bhayangkara on Rating: 5

Tidak ada komentar