Adsterra

Breaking News

Ribuan Ekstasi Masuk Indonesia, Polisi Curiga Diskotik Ada Yang Tetap Buka Disaat Pandemi


Komando Bhayangkara - Meskipun semua tempat hiburan malam tidak diperkenankan beroperasi alias tutup disaat pandemi Covid-19. Namun, ribuan ekstasi masuk ke Indonesia dan berusaha diedarkan. Belum lama, Bareskrim mengungkap 9.000 butir ekstasi yang berusaha diedarkan di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat dan 1.000 butir di Jakarta Pusat.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar mencurigai, maraknya peredaran barang haram perusak anak bangsa itu diduga kuat tempat hiburan malam masih ada yang tetap beroperasi ditengah kebijakan larangan beroperasi.

"Jadi artinya meskupun pandemi virus Corona, tempat hiburan malam dibatasi tapi kenapa tetap ada? Dugaan kami ada tempat-tempat (hiburan malam) yang masih digunakan," kata Krisno kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (3/6).

Menurut jenderal bintang satu yang lama bergelut dengan pemberantasan narkoba ini, penggunaan ekstasi tentunya berbeda dengan penggunaan narkoba jenis sabu yang bisa dipakai di rumah. Namun ekstasi alias roda impian itu, umumnya disuguhi musik kencang, agar kepala dan badan bisa bergoyang.

"Karena ekstasi ini ada tempat-tempat yang biasa digunakan (seperti diskotik). Berbeda dengan sabu yang bisa dipakai di rumah dll," ungkap Krisno. (MKB/RMOL)

Foto : Brigjen Krisno H Siregar (Foto: Istimewa)
Ribuan Ekstasi Masuk Indonesia, Polisi Curiga Diskotik Ada Yang Tetap Buka Disaat Pandemi Ribuan Ekstasi Masuk Indonesia, Polisi Curiga Diskotik Ada Yang Tetap Buka Disaat Pandemi Reviewed by Admin Kab. Semarang on Rating: 5