Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf Hadir di Pengajian Akbar "Islam Itu Indah" di Lapangan Desa Cikadu Watukumpul Pemalang
Komando Bhayangkara, Pemalang Watukumpul - Ribuan jamaah tumpah ruah di Lapangan Desa Cikadu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, pada Selasa malam (19/9/2025). Acara Pengajian Akbar dan Cikadu Bersholawat, yang digelar oleh Majelis Az-Zahir, diselenggarakan dalam rangka walimatul khitan sekaligus memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ustadz Abdul Kholik selaku Ketua Panitia.
Sekitar 3.000 jamaah dari berbagai daerah hadir untuk memadati arena pengajian, menciptakan suasana khidmat yang bercampur meriah.
Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan umat dan toleransi dalam mengisi kemerdekaan. Acara ini cukup istimewa, dengan kehadiran berbagai tokoh penting, termasuk Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf, Pimpinan Majelis Az-Zahir Pekalongan, dan Kompol H. Pujiono, SH, MH, Wakapolres Pekalongan yang juga memberikan ceramah.
Turut hadir dalam acara ini KH Khozinatul Asror dari Tegal, Agus Syarif Nurhadi, SH selaku Camat Watukumpul, serta Kapten Inf Mulyo Hartono, Danramil 12 Watukumpul. Jajaran kepolisian serta beberapa pejabat dari Forkopimda Pemalang, seperti Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif dan Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, SIK, SH, MM, juga terlihat mendampingi acara yang berlangsung khidmat ini.
Acara dibuka dengan tahlil dan penampilan hadroh oleh Majelis Az-Zahir, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathan yang menambah semarak suasana. Dalam sambutan-sambutan yang disampaikan, para tokoh menggarisbawahi pentingnya kebersamaan dan persatuan dalam menjalani hidup berbangsa dan bernegara.
Puncak kegiatan ditandai dengan Cikadu Bersholawat dan Mauidhoh Hasanah dari para penceramah. Pesan-pesan berharga disampaikan dalam tausyiah, mengingatkan umat untuk meneladani perjuangan para pahlawan serta mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan menjaga persatuan, menghargai keberagaman, serta berkontribusi nyata dalam membangun bangsa.
“Mengisi kemerdekaan tidak cukup hanya dengan perayaan, tetapi juga dengan kontribusi nyata dalam meningkatkan pendidikan, menjaga persaudaraan, dan menegakkan keadilan sesuai nilai agama dan semangat kebangsaan,” seru para penceramah.
Selain itu, khitan sebagai bagian dari fitrah dan syariat Islam juga diingatkan, mengingat pentingnya menjaga kebersihan serta menyempurnakan ibadah. Kegiatan ini berjalan aman dan tertib, berkat sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat yang memastikan acara berlangsung kondusif hingga selesai.
Dengan semangat "Islam itu indah", Pengajian Akbar ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat tali persaudaraan dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi umat.
(bdn)
Tidak ada komentar