Alun-alun Pemalang, Ruang Hiburan Murah Meriah untuk Warga, Perawatan Jadi Sorotan
Komando Bhayangkara, Pemalang – Alun-alun Pemalang telah lama menjadi pusat kegiatan masyarakat, menawarkan hiburan gratis dan terjangkau bagi semua kalangan. Namun, perhatian publik baru-baru ini tertuju pada perawatan fasilitas publik ini, khususnya setelah insiden patahnya batang pohon saat Salat Idul Fitri 1446 H, Senin 31 Maret 2025 patahnya batang pohon.
Anggaran sekitar alun-alun Rp 50 juta dialokasikan setiap tahun dan perawatan tanaman di alun-alun. Tujuannya adalah untuk menjaga tanaman tetap hidup dan berfungsi sebagai zona hijau yang memberikan banyak manfaat bagi kota Pemalang.
Setelah insiden pohon patah, pertanyaan tentang efektivitas perawatan dan pengawasan alun-alun pun muncul sekarang ini. Informasi yang beredar di media menyebutkan bahwa pohon tersebut sudah keropos. Masyarakat mempertanyakan apakah perawatan dan pengawasan telah dilakukan secara memadai.
Pertanyaan tentang pemupukan dan pengendalian hama penyakit juga mencuat. Warga mempertanyakan apakah ada ahli yang bertanggung jawab untuk memastikan kesehatan tanaman.
Meskipun insiden tersebut telah berlalu, harapan ke depan Pemerintah memperhatikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali serta pemotongan semua pohon besar berkesan menjadi pelarian kesalahan.
Perawatan dan pengawasan tanaman pelindung dan diharapkan dapat menjaga Alun-alun Pemalang tetap menjadi ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Tidak ada komentar