Dugaan Salah Perencanaan Abaikan Siklus Cuaca Ekstrim, City Walk Pemalang Tergenang Banjir Hanya 7 Hari Setelah Resmi Dibuka
Komando Bhayangkara, Pemalang – Hujan deras yang mengguyur Sabtu malam (31/01/2026) menyebabkan genangan air di kawasan City Walk Pemalang, yang baru saja diresmikan pada 24 Januari 2026 lalu. Jalur pedestrian dan area parkir sebagian besar terendam, memaksa pengunjung serta pengguna jalan berhati-hati saat beraktivitas.
Informasi terkait fenomena ini diperoleh dari video yang beredar melalui WhatsApp, yang memperlihatkan kondisi kawasan publik yang seharusnya modern tergenang air akibat hujan deras. Banjir diduga terjadi karena sistem drainase yang dibangun tidak mampu menyerap air secara maksimal, meskipun kawasan ini diklaim telah diperbaiki untuk menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius terkait kesiapan infrastruktur kota, terutama mengingat data dari BMKG dan studi iklim terbaru yang menunjukkan siklus cuaca ekstrem di Indonesia semakin sering terjadi dan itu tidak menjadi pertimbangan pembuatan. Kondisi yang sebelumnya terjadi setiap 10-20 tahun sekali kini terjadi sekitar setiap 5 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan City Walk kemungkinan tidak memperhitungkan risiko cuaca ekstrem di wilayah yang memiliki potensi banjir.
Genangan air mengganggu mobilitas dan kenyamanan warga yang menggunakan kawasan ini. Sampai berita diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun instansi teknis terkait.
Para pihak menyatakan bahwa perlu dilakukan evaluasi menyeluruh, perencanaan yang lebih matang, serta pemeliharaan rutin agar City Walk Pemalang dapat tetap aman dan berfungsi dengan baik bahkan saat hujan deras berlangsung dalam waktu lama.
(BD )
Tidak ada komentar