Adsterra

Breaking News

KPAI, Kemendidasmen, Anggota DPR RI Tinjau SDN 01 Kebondalem Pemalang, Pemulihan Mental Guru dan Sistem Pendidikan Jadi Fokus


Komando Bhayangkara, Pemalang — Sejumlah unsur terkait pendidikan dan perlindungan anak melakukan kunjungan sekaligus dialog di SDN 01 Kebondalem, Kecamatan Pemalang, Rabu (7/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.50 WIB ini dihadiri sekitar 45 orang, melibatkan KPAI, Kemendidasmen, Ma'arif Institut, serta Anggota DPR RI Komisi II Fraksi Golkar.

Kunjungan ini digelar menyusul kasus dugaan perundungan yang berujung meninggalnya salah satu siswa, Ananda Muhamad Hasbi Al Aqib.

Turut hadir dalam kegiatan:

- Ahmad Doli Kurniawan (Anggota DPR RI Komisi II Fraksi Golkar) beserta staf

- Darmasta (Irjen Kemendidasmen)

- Minhajul Abidin (Direktorat SD)

- Deny (Ma'arif Institut)

- Dr. Diyah Puspitarini (Komisioner KPAI)

- Drs. Mukminun (Kepala Dinsos KBBPT Kabupaten Pemalang)

- Ismun, S.Pd. (Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pemalang)

- Ahmad Munawir, S.Pd., M.Pd. (Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dindikpora)

- Erning Rustini, S.Pd. (Kepala Sekolah SDN 01 Kebondalem)

- AKP Agus Soleh, S.H., M.H. (Kapolsek Pemalang)

- Para guru SDN 01 Kebondalem

Ahmad Doli Kurniawan — Anggota DPR RI

"Saya sudah berada di Pemalang dua hari dan menemui berbagai pihak, termasuk keluarga korban. Semua harus menyadari kejadian ini sebagai musibah dan mengevaluasi sistem pendidikan. Kekerasan pada anak di bawah umur bukan semata kesalahan pelaku, melainkan tanggung jawab kita semua, termasuk negara." Ujar Doli

Ia menyoroti kapasitas siswa yang terlalu besar (572 siswa) tidak seimbang dengan jumlah pendidik dan belum adanya tenaga psikolog di sekolah. Pendidikan tidak hanya mencetak kecerdasan, tetapi juga membangun akhlak dan kepribadian.

Dr. Diyah Puspitarini Komisioner KPAI

"KPAI melindungi kedua belah pihak — korban maupun anak yang diduga terlibat. Kami tidak menyebut nama pelaku karena mereka masih di bawah 12 tahun. Tidak ada sekolah tanpa masalah, yang penting bagaimana menyelesaikannya." Kata Diyah

Darmasta Irjen Kemendidasmen

"Kami ditugaskan mencari data dan fakta secara langsung, mengevaluasi regulasi sekolah, serta menyusun solusi agar kejadian serupa tidak terulang." Kata Darmasta

Minhajul Abidin  Direktorat SD

"Kami turut berduka cita. Tugas utama kami memulihkan suasana agar belajar mengajar kembali normal, memperkuat pembinaan karakter, dan berkoordinasi lintas pihak." Tutur Abidin.


Ismun, S.Pd. — Plt. Dinas Pendidikan

"Kepala sekolah sudah dinonaktifkan dan akan diganti pelaksana tugas. Mohon para guru tetap semangat dan tidak berlarut dalam kesedihan di hadapan anak-anak." Tutur Ismun.

Drs. Mukminun — Kepala Dinsos

"Kasus kekerasan anak cenderung meningkat. Dinsos telah melakukan pendampingan trauma healing bagi kedua belah pihak. Diharapkan Dinas Pendidikan memiliki tenaga psikolog untuk kolaborasi penanganan ke depan." Kata Mukminun

 

Keputusan & Langkah Lanjutan

Bidang Langkah

Kegiatan Belajar Mengajar Pembelajaran daring diperpanjang; KBM tatap muka direncanakan kembali Jumat (8/10), menunggu kesiapan wali murid

Persiapan Sekolah Perbaikan CCTV, pengelompokan ulang siswa, pembentukan piket guru saat jam istirahat

Pemulihan & Perbaikan Revisi regulasi sekolah, pemulihan kepercayaan publik bersama komite, penyerahan kasus ke penegak hukum, pemulihan mental siswa dan guru

Sistem Pendidikan Evaluasi rasio pendidik-siswa, penambahan fokus pendidikan karakter

Kegiatan ini bertujuan bukan sekadar mengklarifikasi peristiwa, melainkan memulihkan mental para pendidik dan membangun kembali ekosistem pendidikan yang aman dan mendukung bagi seluruh warga sekolah. Semua pihak berkomitmen agar tragedi serupa tidak terulang di masa mendatang. (Bdn/Rh)

KPAI, Kemendidasmen, Anggota DPR RI Tinjau SDN 01 Kebondalem Pemalang, Pemulihan Mental Guru dan Sistem Pendidikan Jadi Fokus KPAI, Kemendidasmen, Anggota DPR RI Tinjau SDN 01 Kebondalem Pemalang, Pemulihan Mental Guru dan Sistem Pendidikan Jadi Fokus Reviewed by Admin Pemalang on Rating: 5