Pilkades Serentak Desa Pegiringan Masuki Tahap Paparan Visi‑Misi, Tiga Calon Tawarkan Berbagai Terobosan Pembangunan
Komando Bhayangkara, Pemalang – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Desa Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang memasuki momentum penting. Tiga calon Kepala Desa menggelar pemaparan visi dan misi setelah pengundian nomor urut yang berlangsung di Pendopo Kantor Desa Pegiringan, Jumat (30/10/2026).
Turut hadir Camat Bantarbolang Imam, Polsek Bantarbolang, Koramil Bantarbolang, Panwas dan warga pendukung.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi ketiga calon untuk memperkenalkan gagasan, program kerja, serta arah pembangunan yang akan dijalankan apabila mendapat amanah memimpin Desa Pegiringan untuk periode mendatang.
Ali Mahmud, S.Pd. Calon nomor urut 1 ,mengusung semangat Abdi Desa Siap Pengawal untuk mewujudkan Pegiringan yang mandiri, produktif, amanah, dan transparan. Langkah utamanya adalah menata disiplin perangkat desa dengan mewajibkan kehadiran tepat waktu jam 08.00 pagi melalui pendekatan persuasif serta pemasangan plang. Ia juga berkomitmen membangun destinasi wisata mandiri sebagai penggerak ekonomi desa.
Sementara itu, Ahmad Syaifudin, S.E. nomor urut 2, yang juga dikenal Giseng Sajakun memiliki visi mewujudkan Desa Pegiringan yang maju, mandiri, sejahtera, berbudaya melalui tata kelola bersih, transparan, dan partisipatif. Misi utamanya meliputi pelayanan publik yang cepat, tepat, dan akuntabel; pembangunan merata jalan, drainase, penerangan, serta air bersih berbasis Musrenbang; penguatan UMKM, pertanian, konveksi dan potensi lokal; peningkatan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial; serta menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat.
Nomor urut 3 Duhari, S.Pd.I , mengusung semangat Berdaya yang berfokus pada kepemimpinan bersih dan transparan, dibuktikan melalui infografis data pembangunan yang terbuka. Ia menekankan penguatan ekonomi masyarakat terutama sektor pertanian dan irigasi yang pernah berhasil di masa jabatannya sebelumnya. Selain itu, ia berkomitmen mengembangkan kembali digitalisasi desa yang pernah meraih prestasi nasional untuk mempermudah pelayanan administrasi kepada warga melalui saluran digital.
Ketiga calon menyampaikan visi‑misi masing‑masing sebagai bahan pertimbangan masyarakat sebelum hari pemungutan suara. Ali Mahmud menekankan disiplin perangkat desa serta pengembangan wisata mandiri. Ahmad Syaifudin berfokus pada pembangunan merata berbasis Musrenbang, penguatan ekonomi lokal serta peningkatan pelayanan sosial. Sedangkan Suharidaya mengandalkan pengalaman sebelumnya dengan menawarkan kepemimpinan transparan, pemulihan sistem irigasi pertanian, serta pengembangan digitalisasi desa yang pernah berprestasi nasional.
Ketiganya sama‑sama menargetkan terciptanya Desa Pegiringan yang amanah, sejahtera dan berdaya saing. Masyarakat diharapkan dapat menyimak seluruh gagasan yang ditawarkan agar dapat menentukan pilihan secara bertanggung jawab pada hari pemungutan suara nanti.(Bondan)