Jangan Fanatik Pada Madzhab Tertentu
Komando Bhayangkara - Wakil Gubernur Jawa Tengah H Taj Yasin Maimoen mengajak umat muslim untuk tidak fanatik pada madzhab tertentu. Boleh mengambil pendapat madzhab, tetapi tetap harus memprioritaskan firman Allah SWT dan sabda Rasulullah SAW.
"Sing fanatik ora nggone madzhab tapi nggone agama. Nek perkara-perkara kilafiyah wes ora usah didebat-debatno. Apa maneh sampai ndadekno perpecahan," kata Wagub dalan kegiatan Pengajian Akbar Haul Syech Abdul Qodir Al-Jilani, Minggu (15/12/2019) di Halaman Masjid Besar An-Nuur Srumbung Magelang.
Warga negara yang tinggal di Indonesia, lanjutnya, tidak hanya memeluk satu agama dan tidak cuma satu madzhab. Meski berbeda-beda, yang diharapkan tetap bersatu. Perbedaan itu sudah menjadi sunatullah.
"Jelas firman Allah di Al-Qur'an, Lakuum Diinukum wa liya diin. Bagimu agamamu, bagiku agamaku. Inilah salah satu prinsip akidah Islam yang mesti dipegang dan dianut setiap muslim," jelasnya.
Surat Al Kafiirun ayat 6 tersebut, memberikan pesan cara menyikapi perbedaan akidah dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga, menjalin kerukunan tidak hanya dengan sesama umat muslim tetapi juga dengan umat agama lain.
Jangan Fanatik Pada Madzhab Tertentu
Reviewed by Admin
on
Rating:
Reviewed by Admin
on
Rating:

Tidak ada komentar