Banyak Umat Muslim Baca Alquran Tidak Menggetarkan Hati
Komando Bhayangkara - Tidak sedikit umat Islam yang membaca Alquran hanya sekadar membaca atau tidak memahami makna atau maksud yang akan disampaikan oleh Allah, sehingga ketika Alquran dibaca tidak menggetarkan hati, tidak membuat menangis maupun tersenyum.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat memghadiri dan memberikan sambutan pada pengajian umum dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan peringatan 100 hari wafatnya KH Maimoen Zubair di Cepu Blora, Rabu (15/1/2020) malam.
"Alquran yang kita pegang jangan hanya dibaca tetapi harus pula dipahami dan mengamalkannya. Penting mengetahui artinya sehingga ketika membaca menggetarkan hati kita, bisa membuat kita menangis maupun tersenyum," katanya.
Menurut Gus Yasin sapaan Taj Yasin, masih banyak umat muslim yang belum bisa menafsirkan sendiri makna-makna yang terkandung dalam Alquran. Karenanya butuh ulama melalui kitab-kitabnya guna mengungkap rahasia-rahasia dalam kitab suci umat Islam tersebut.
"Awake dewe nek kepingin entuk cintanya Allah maka harus mendapatkan cintanya Kanjeng Nabi. Demikian pula kalau kita ingin mendapatkan cintanya Kanjeng Nabi, maka kita harus dekat dengan dan mencintai para ulama," katanya.
Dijelaskan, peran ulama sangat penting dalam kehidupan, karena merupakan sosok yang memahami seluk beluk ajaran Islam dengan mempelajari sumber-sumber ajaran Islam.
Salah satunya almarhum KH Maimoen yang selama hidupnya senantiasa menjadi inspirasi bagi siapapun.
Pengajian yang dihadiri penceramah kondang asal Bojonegoro KH Muhammad Anwar Zahid dan sejumlah ulama dari berbagai daerah itu, selain diisi pengajian dan lantunan dzikir, juga menyuguhkan tarian sufi.
Banyak Umat Muslim Baca Alquran Tidak Menggetarkan Hati
Reviewed by Admin
on
Rating:
Reviewed by Admin
on
Rating:

Tidak ada komentar