Breaking News

Kepala Desa Sirangkang Pemalang Diduga Cekik Kolektor Leasing, Polisi Sedang Selidiki

ilustrasi 

Komando Bhayangkara, Pemalang – Kepala Desa Sirangkang dengan inisial WD saat ini menjadi pusat perhatian publik mengenai dugaan tindakan cekikan terhadap seorang kolektor beredar dan viral di platform media sosial. Kasus yang belum mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak terkait tersebut telah memicu keprihatinan luas di kalangan masyarakat, bahkan hingga memunculkan rencana aksi demonstrasi dari  elemen masyarakat untuk menuntut klarifikasi dan penanganan yang adil.

Aksi unjuk rasa tersebut rencananya akan digelar oleh Aliansi Pantura Bersatu di halaman Kantor Desa Sirangkang, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang pada 2 April 2026. Aksi ini dipicu dugaan penindasan dan intimidasi terhadap seorang karyawan leasing berinisial Rsk.

Kapolsek Petarukan, AKP Amroni, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (28/3/2026) petang, membenarkan bahwa laporan terkait insiden tersebut telah diterima pihak kepolisian. “Betul, laporan sudah masuk dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya.

Peristiwa bermula saat Rsk, seorang kolektor asal Temuireng, mendatangi rumah WD pada Selasa (24/3/2026) untuk menagih tunggakan kredit kendaraan bermotor dengan jaminan BPKB. Kedatangannya disebut sebagai bagian dari tugas penagihan rutin.

Menurut keterangan WD saat ditemui wartawan, insiden dipicu adu argumen terkait permintaan penangguhan pembayaran. Ia mengaku tersinggung atas ucapan kolektor yang dinilai merendahkan, termasuk saran untuk menjual kendaraan.

“Saya merasa dihina, sehingga emosi. Saya juga sempat menantang untuk melaporkan ke polisi jika tidak terima,” ujar WD. Ia menambahkan, dirinya saat ini menghadapi dua laporan, yakni terkait transaksi tanah dan persoalan penagihan leasing.

Sementara itu, berdasarkan keterangan korban, peristiwa terjadi di ruang tamu rumah nasabah di Dusun Sipelem sekitar pukul 10.30 WIB. Rsk menyebut dirinya datang dengan itikad baik untuk menjalankan tugas penagihan.

“Namun oknum kepala desa yang merupakan suami nasabah diduga emosi dan mencekik saya sebanyak dua kali,” terang Rsk kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Sabtu (28/3/2026) malam.

Ia juga mengaku mendapat ancaman akan dilempar piring dan toples, serta ucapan bernada ancaman, “kalau kamu cowok sudah tak bacok, awas kalau bertemu lagi.” Ancaman tersebut membuatnya merasa takut dan terintimidasi.

Rsk menegaskan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas karena adanya tunggakan angsuran selama empat bulan. Ia menyebut pihak keluarga nasabah kerap menghindar dan sulit dihubungi, sehingga proses penagihan tidak pernah terselesaikan. Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian.


Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menangani kasus ini dengan transparan dan tidak memihak, agar kepercayaan publik tetap terjaga serta keamanan dan martabat kaum perempuan di Desa Sirangkang dapat terlindungi dengan baik. (Rai/bdn)

Kepala Desa Sirangkang Pemalang Diduga Cekik Kolektor Leasing, Polisi Sedang Selidiki Kepala Desa Sirangkang Pemalang Diduga Cekik Kolektor Leasing, Polisi Sedang Selidiki Reviewed by Admin Pemalang on Rating: 5

Tidak ada komentar