Kadis Dindikor Dr. Supa'at Fokus Program Kualitas Guru dan Tata Kelola Sekolah
Komando Bhayangkara, Pemalang - Kepala Dinas Pendidikan dan Olah raga Dr. Supa'at ditemui diruang kerjanya menyampaikan program-program yang akan dilaksanakan di tahun 2026 sebagai langkah tanggung jawab dalam perbaikan Pendidikan di Kabupaten Pemalang. Rabu (07/01/2026)
Peningkatan Kompetensi Guru, semua guru SD dan SMP akan diberikan pelatihan pembelajaran berbasis perencanaan (deep learning) yang terkini. Awalnya akan dialokasikan 7 orang fasilitator, kemudian diperluas menjadi sekitar 200 orang yang akan menularkan pengetahuan kepada rekan guru lainnya. Tidak ada pembedaan antara guru SD, SMP, atau TK dalam hal standar kompetensi, karena seluruh guru diharapkan memiliki pemahaman yang sama terkait pendekatan pembelajaran terkini.
Selain itu target pada bulan Februari-Maret 2026, setiap sekolah SD dan SMP di Kabupaten Pemalang akan memiliki kepala sekolah yang Difinitif. Dinas akan berkonsultasi dengan Pemerintah Kabupaten untuk menyelesaikan kebijakan terkait dan memastikan tidak ada sekolah yang tanpa Kepala Sekolah, mengingat perannya sebagai leader inovator dan pengelola pembelajaran.
Jumlah pengawas akan disesuaikan dengan standar Permendikbud Nomor 19, dengan perbandingan antara 1:15 hingga 1:20 sekolah. Misalnya, untuk 600 SD diperlukan sekitar 15 pengawas dan 60 SMP membutuhkan 3 pengawas. Dinas akan menyusun konsep penggantian secara berkelanjutan agar ada calon pengawas yang siap ketika ada pensiun atau perubahan jabatan.
Program Tes Kompetensi Akademik Tahun 2026 akan dilaksanakan tes kompetensi akademik mulai dari TK, SD, hingga SMP, mengikuti kebijakan pusat. Dinas akan menyiapkan fasilitas dan materi, serta mendorong dukungan masyarakat tanpa adanya pungli. Bagi kebutuhan yang tidak terpenuhi penuh oleh Pemerintah, diharapkan partisipasi masyarakat yang mampu dan akan dikeluarkan edaran baru untuk mengatur kegiatan outing class dengan aturan yang jelas, antara lain harus diajukan 14-15 hari sebelumnya, dengan spesifikasi harga dan kualitas yang transparan. Setelah pelaksanaan, sekolah wajib menyerahkan laporan dalam waktu 7 hari untuk memastikan tidak ada kerugian bagi orang tua siswa.
Sistem PPDB online akan terus diperbaiki, dengan pembatasan kuota siswa per sekolah sesuai kapasitas (misalnya SD maksimal 3 kelas, SMP 30 kelas, SMK 18 kelas). Dinas akan melakukan pemetaan jumlah anak sekolah di setiap Desa untuk merata-kan distribusi siswa antar sekolah, sehingga tidak ada sekolah yang kelebihan atau kekurangan murid, serta memastikan zona pendidikan yang tepat.
Bidang Olahraga Fokus Program dengan KONI Kabupaten Pemalang untuk pembinaan atlet dan pencapaian prestasi. Target utama adalah regenerasi atlet muda dan pencapaian prestasi tingkat nasional.
Mendesain kemungkinan pembentukan sekolah olahraga di masa depan, mengacu pada model sekolah rakyat, sekolah garuda, dan sekolah sepak bola yang sedang digalakkan Pemerintah Pusat, melalui kerjasama dengan pihak terkait.
Kegiatan seperti MAPSI yang tahun 2025 tidak terlaksana secara meriah akan diperbaiki pada tahun 2026, mengikuti jenjang Kabupaten hingga Provinsi. Selain itu, kegiatan seperti tilawah Al-Qur'an akan tetap dilaksanakan dan ditingkatkan.
Target secara umum dalam satu tahun kepemimpinan, Dr. Supa'at, berkomitmen untuk menyelesaikan semua program yang telah dirancang, meningkatkan indeks literasi, menekan angka putus sekolah, memastikan kelanjutan pendidikan dari SD ke SMP dan SMA, serta mendukung pencapaian target IPM yang ditetapkan oleh Bupati Pemalang. Semua program akan dilaksanakan secara transparan dan berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait. (Bondan)
Tidak ada komentar