Abrasi Kikis Wilayah Pantai Widuri, Jalan Akses Wisata Terancam Putus
Komando Bhayangkara, Pemalang – Keindahan Pantai Widuri yang dulunya menjadi daya tarik utama wisatawan kini terus memprihatinkan. Kondisi alam pesisir tersebut tergerus parah akibat abrasi laut yang terjadi terus-menerus selama beberapa tahun terakhir.(21/6/26)
Berdasarkan pengamatan, kondisi pantai kini jauh berbeda dibandingkan tiga tahun silam. Saat itu, lebar hamparan pasir masih mencapai lebih dari 10 meter dari garis air saat ini. Kini, sejumlah bangunan warung yang terlihat menjorok ke arah laut sebenarnya dulunya berada cukup aman di area daratan.
Meskipun kondisi ini diketahui oleh Pemerintah daerah, penanganan yang nyata dinilai belum maksimal. Masyarakat berharap Pemerintah dapat segera hadir dan menjalin kerja sama yang baik dengan para pemilik usaha di sekitar pantai. Sinergi antara pihak berwenang dan warga dianggap penting agar upaya penanggulangan kerusakan pantai dapat dilakukan secara bersama-sama, mengingat keberadaan usaha mereka juga sangat bergantung pada kelestarian lingkungan tersebut.
Jika dibiarkan terus berlanjut, abrasi dikhawatirkan akan memutus jalur akses utama menuju lokasi wisata. Saat ini, jarak antara permukaan air laut dengan jalan raya di sisi barat kawasan Wisata Religius SMS tersisa kurang dari 8 meter saja.
Selain ancaman abrasi, muncul pula sorotan terkait pemanfaatan ruang pantai. Warung-warung yang masih memiliki hamparan pasir di depan usahanya diminta untuk tidak membangun panggung atau bangunan permanen di atas area tersebut. Hal ini dinilai dapat merampas hak dan kenyamanan wisatawan untuk menikmati hamparan pantai secara layak. (Bondan)