Kantor BAWASLU Pemalang Hadapi Krisis Air Bersih, PDAM Tidak Bisa Mencukupi Kebutuhan
Komando Bhayangkara, Pemalang – Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pemalang sedang menghadapi masalah krisis air bersih, dikarenakan pasokan dari PDAM Tirta Mulia tidak dapat memenuhi kebutuhan harian kantor tersebut.
Masalah ini terungkap ketika salah satu wartawan yang berada di kantor ingin menggunakan fasilitas kamar kecil, namun diberitahu oleh satpam bahwa tidak ada pasokan air dan terdapat bau yang tidak sedap dari area fasilitas tersebut.
Setelah dilakukan konfirmasi melalui WhatsApp dengan pihak Bawaslu, diketahui bahwa kantor sudah terhubung dengan jaringan PDAM, namun pasokan air sering terputus bahkan hampir setiap hari. Bahkan ketika pasokan berjalan, debit air yang masuk sangat minim atau hanya menyelinap.
"Sudah pasang PDAM, tapi sering mati... Kalo pun pam jalan, nglicir, saya juga heran kok gitu ya," ujar sumber dari Bawaslu dalam percakapan di WhatsApp.
Untuk mengatasi permasalahan ini, pihak Bawaslu merencanakan akan melakukan pengeboran sumur mandiri pada bulan depan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan air bersih kantor.
Selanjutnya, Aldi Humas PDAM Tirta Mulia menjelaskan bahwa kondisi debit air di area perkantoran termasuk Kantor Bawaslu air alirannya besar karena dekat jalan besar yang dilalui pipa besar ,beda jika di Kampung itu sudah melalui banyak rumah, mungkin waktu itu ada perbaikan jadinya keluarnya ngitir" katanya.
(Bondan)
Tidak ada komentar