Adsterra

Breaking News

Surajaya Dipercaya Jadi Lokasi Pembangunan Batalyon YTP: Sinergi TNI dan Warga Demi Kemajuan Daerah


Komando Bhayangkara, Pemalang – Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, kini bersiap menyambut langkah besar Pembangunan Strategis Nasional. Kawasan Dusun Kemamang, Kelurahan Surajaya, secara resmi ditetapkan sebagai lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) Kabupaten Pemalang tahun 2026. Proyek besar ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pertahanan RI dan diharapkan menjadi tonggak kemajuan ekonomi, keamanan, serta kesejahteraan masyarakat setempat. (24/5/26)

Batalyon TP atau kepanjangan dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, adalah satuan baru di bawah TNI Angkatan Darat yang dibentuk Pemerintah dengan konsep unik: menggabungkan fungsi Pertahanan Negara sekaligus mempercepat pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Berbeda dengan satuan militer biasa, Yonif TP memiliki fokus utama pada Tiga Bidang Strategis: Ketahanan Pangan (membuka lahan tidur, pertanian, peternakan, dan perikanan), Konstruksi & Pelayanan Medis, serta tetap siaga menjaga Kedaulatan Negara.

Satuan ini dilengkapi kompi khusus mulai dari pertanian, kesehatan, zeni/konstruksi, hingga pasukan tempur. Pemerintah menargetkan pembentukan ratusan satuan serupa yang akan disebar ke seluruh Indonesia.

Mewakili seluruh warga Desa Surajaya, Kepala Desa Surajaya Wasno, menyampaikan rasa syukur dan antusiasme yang tinggi atas kepercayaan besar yang diberikan Pemerintah menjadikan wilayahnya lokasi pembangunan strategis tersebut.

“Terima kasih dan rasa syukur kami sampaikan, karena Desa Surajaya dipercaya menjadi lokasi pembangunan Batalyon YTP ini. Ini adalah kehormatan besar bagi kami. Kehadiran satuan ini nantinya akan hidup dan berjalan beriringan, bersinergi langsung dengan masyarakat kami,” ujar Wasno saat ditemui awak media.

Menurut penjelasan Kades Wasno, kehadiran Yon TP membawa harapan besar karena memiliki program kerja yang sangat relevan dengan potensi Desa Surajaya.

“Informasi yang kami terima, di YTP ini ada bidang kesehatan, ada fokus pertanian, dan peternakan. Padahal mayoritas mata pencaharian warga Surajaya adalah bertani dan beternak. Alhamdulillah, masyarakat sudah sangat antusias menyambut ini, penuh semangat bersinergi, baik dengan ribuan tenaga kerja dari PT. Longwill yang beroperasi di wilayah kami, maupun dengan ribuan Prajurit TNI yang nantinya akan berdinas dan bekerja bersama rakyat,” tambahnya.


Beragam Keuntungan Nyata Bagi Warga

Ditanya mengenai dampak positif dan keuntungan nyata yang akan dirasakan masyarakat, khususnya yang tinggal berdekatan dengan lokasi Batalyon, Wasno menjabarkan sejumlah poin penting kemajuan yang akan dinikmati warga:

Peningkatan Infrastruktur & Akses Jalan

"Yang pertama sudah sangat jelas: sarana dan prasarana serta pembangunan fisik akan jauh lebih maju. Akses jalan penghubung dari Desa Keramat, melewati kawasan YTP, hingga ke wilayah PT. Longwill dan Bantarbolang akan terhubung dan dibuka lebih lebar. Seperti pengalaman program TMMD sebelumnya, 100% pengerjaan pengaspalan dan perbaikan jalan dikerjakan tuntas dan berkualitas oleh TNI. Ini sangat memudahkan mobilitas warga dan hasil tani kami."

Dorongan Ekonomi & Ketahanan Pangan

"Kedua, konsep Teritorial Pembangunan ini sangat pas dengan kami. Karena kami petani dan peternak, kehadiran tim khusus pertanian dan peternakan dari TNI akan menjadi pendorong ekonomi kami. Harapannya, Surajaya bisa menjadi pelopor ketahanan pangan di wilayah ini, teknologi dan ilmunya kami harap bisa menular dan diterapkan warga agar hasil panen dan ternak makin melimpah."

Keamanan dan Kenyamanan Terjamin

"Soal keamanan? Itu dampak yang paling luar biasa. Ada satuan TNI yang tinggal, berlatih, dan beraktivitas di sini, otomatis rasa aman masyarakat bertambah berkali-kali lipat. Kami bangga sekali, karena di Dusun Kemamang, Desa Surajaya ini nantinya akan berdiri asrama dan markas Batalyon YTP 'Satria Benowo'. Kehadiran mereka adalah perlindungan nyata bagi kami semua."

Harapan Besar: Sinergi dan Dukungan Penuh

Di akhir pernyataannya, Kades Wasno yang juga mewakili aspirasi masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih mendalam kepada Kodim 0711 Pemalang yang telah merekomendasikan dan mempercayakan wilayah Desa Surajaya sebagai lokasi strategis pembangunan ini. Ia juga menyampaikan harapan besar agar YTP Surajaya benar-benar menjadi percontohan sukses sinergi TNI-Rakyat.

“Harapan kami, YTP ini menjadi pelopor kemajuan, khususnya di bidang pertanian dan peternakan. Kami berharap ilmu, teknologi, dan semangat kerja dari para prajurit bisa menyatu dengan kebiasaan bertani warga kami, sehingga hasilnya bisa dinikmati bersama,” tegas Wasno.

Wasno pun mengimbau seluruh warga Desa Surajaya, Kemamang, dan sekitarnya untuk memberikan dukungan penuh.

“Pembangunan ini sudah diawali dengan doa bersama dan syukuran. Mari kita dukung, mari kita bantu, dan bersinergi sepenuh hati agar pembangunan Batalyon ini berjalan lancar dan nantinya membawa manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan Pemalang. Minimal, dukungan itu kami awali dengan doa dan hubungan baik antarwarga maupun dengan seluruh elemen yang bekerja di sini,” pungkasnya penuh semangat.

Kini, lahan seluas 52 hektar milik Perhutani  di Desa Surajaya telah mulai diolah. Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran negara yang tidak hanya menjaga pertahanan, tetapi juga turun tangan langsung membangun desa demi mewujudkan masyarakat yang makmur, aman, dan mandiri.(Bondan)

Surajaya Dipercaya Jadi Lokasi Pembangunan Batalyon YTP: Sinergi TNI dan Warga Demi Kemajuan Daerah Surajaya Dipercaya Jadi Lokasi Pembangunan Batalyon YTP: Sinergi TNI dan Warga Demi Kemajuan Daerah Reviewed by Admin Pemalang on Rating: 5