Gerakan Jumat Bersih, Bupati Pemalang Benahi Taman Patih Sampun Agar Tetap Berfungsi Sebagai Ruang Publik
Komando Bhayangkara, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali menunjukkan komitmennya menjaga keindahan, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan perkotaan melalui pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih. Kegiatan yang digelar pada Jumat pagi ini secara khusus menyasar kawasan Taman Patih Sampun, yang selama ini dinilai perawatannya belum berjalan secara maksimal. (18/6)
Aksi bersih-bersih dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiantoro, yang dikenal aktif turun langsung memantau lingkungan. Ia didampingi ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), petugas kebersihan, serta warga sekitar yang ikut berpartisipasi.
Para peserta tampak antusias membersihkan berbagai sudut taman. Fokus utama meliputi pengambilan sampah plastik, pemangkasan rumput liar, hingga perawatan fasilitas umum seperti tempat bermain anak dan bangku taman. Selain itu, dilakukan pula penanaman bibit pohon pelindung untuk menambah kesejukan dan memperluas area resapan air.
Bupati Anom menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas mingguan. Lebih dari itu, ini adalah bentuk keseriusan pemerintah memaksimalkan fungsi taman sebagai paru-paru kota dan tempat interaksi sosial yang sehat.
“Taman Patih Sampun dan taman-taman lain adalah aset milik bersama. Perawatannya harus konsisten agar warga merasa aman dan nyaman berkegiatan bersama keluarga di sini,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memiliki rasa memiliki terhadap fasilitas umum. “Jangan membuang sampah sembarangan dan hindari penyalahgunaan lahan. Kita ingin taman ini tetap berfungsi sebagaimana mestinya, bukan berubah menjadi tempat memajang atau menjual kendaraan,” tegasnya, merujuk pada maraknya alih fungsi ruang terbuka publik.
Salah satu pengunjung, Medi
(45), mengaku merasa lebih nyaman melihat kondisi taman yang kini lebih bersih dan rapi. “Semoga penataan ini terus dipertahankan, sehingga taman ini benar-benar menjadi ruang terbuka yang hijau, asri, dan ramah bagi semua kalangan,” harapnya.
Diharapkan, penataan kembali Taman Patih Sampun dapat menjadi contoh agar ruang publik lain di Pemalang tidak mengalami penyimpangan fungsi seperti "Taman Stadion Mochtar".(bdn)