Adsterra

Breaking News

PEREMPUAN SEBAGAI MOTOR PENGGERAK PEMBANGUNAN BANGSA


Komando Bhayangkara - Kasrem 072/ Pmk Kolonel Kav Puji Setiono, sebagai Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara Hari Ibu Ke 91 Tahun 2019 yang di hadiri oleh Para Kasi Korem 072/ Pmk, para Dansat dan Kasatdisjan Korem 072/Pmk, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Jajaran Korem 072/Pmk, bertempat di Lap. Upacara Makorem 072/Pmk, Jln. Reksobayan, No. 4, Ngupasan, Yogyakarta. Senin (23/12/19).

Pelaksanaan Upacara dalam Rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) ke - 91 Tahun 2019, dan sebagai petugas upacara seluruhnya oleh para Kowad jajaran Korem 072/Pmk, itu semua agar mengingatkan kita tentang perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah menempuh proses yang sangat panjang dalam mewujudkan persamaan peran dan kedudukannya dengan kaum laki-laki, mengingat keduanya merupakan sumber daya manusia dan potensi yang turut menentukan keberhasilan pembangunan.

Hakikat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Tekad dan perjuangan kaum perempuan untuk mewujudkan kemerdekaan dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram, damai, adil dan makmur sebagaimana dideklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.


Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah tersebut, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional. Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang dituntut untuk sadar dan aktif meraih akses dan kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam berbagai bidang pembangunan.

Memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak sekaligus agen perubahan (agent of change).

PHI ke-91 Tahun 2019 adalah titik awal gerakan “percepatan” pemberdayaan perempuan di berbagai bidang pembangunan dan memberikan perlindungan bagi perempuan, sehingga tema utama yang diangkat dalam PHI ini adalah “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”.

Mengatasi berbagai tantangan tersebut, maka diperlukan pelibatan semua unsur masyarakat dan multistakeholder, termasuk peran laki-laki dalam kampanye-kampanye yang mendukung pencegahan kekerasan, dan pencapaian kesetaraan gender. Selain itu keterlibatan laki-laki dalam “He for She” menjadi salah satu komitmen global yang harus digelorakan sampai akar rumput.

Semua perempuan untuk terus maju, mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan tentunya akan bersama laki-laki menjadi kekuatan besar yang memastikan terwujudnya SDM unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Maju. (Pen-072)

PEREMPUAN SEBAGAI MOTOR PENGGERAK PEMBANGUNAN BANGSA PEREMPUAN SEBAGAI MOTOR PENGGERAK PEMBANGUNAN BANGSA Reviewed by Admin on Rating: 5