Adsterra

Breaking News

PRABAWA BARU OLAHRAGA PEMALANG


Komando Bhayangkara, Pemalang – Dunia olahraga Kabupaten Pemalang memasuki babak baru dengan resmi terpilihnya Bapak Prasetyo Widyatmoko sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pemalang untuk masa bakti 2026–2030. Pelantikan ini menjadi harapan baru bagi kemajuan prestasi atlet daerah, khususnya dalam persiapan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2026 mendatang. (25/5/26)

Dalam wawancara eksklusif usai pelantikan, Ketua KONI yang baru menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan langsung memaparkan program kerja prioritas yang berfokus pada peningkatan prestasi, transparansi anggaran, dan perbaikan pengelolaan atlet.

Fokus Utama: Penajaman Atlet Menuju Porprov Oktober 2026

Prasetyo Widyatmoko menegaskan bahwa sasaran utama tahun ini adalah memaksimalkan persiapan atlet yang telah lolos tahap prakualifikasi Porprov. Ajang empat tahunan ini rencananya akan digelar di wilayah Semarang Raya (meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Salatiga) selama satu minggu penuh pada bulan Oktober 2026.

“Program kerja kita dimulai pertengahan hingga akhir bulan Juni nanti. Kita akan mengumpulkan seluruh atlet yang sudah lolos prakualifikasi dari masing-masing cabang olahraga. Tujuannya untuk penajaman kemampuan, mengukur sejauh mana kemampuan mereka, apakah mampu meningkatkan prestasi atau setidaknya mempertahankan capaian Pemalang di tingkat provinsi,” ungkap Prasetyo.

Menurutnya, persiapan ini sangat krusial karena menjadi pintu gerbang ke tingkat lebih tinggi. “Atlet kita yang berhasil meraih medali Emas atau Perak di Porprov nanti, otomatis akan masuk dalam pemantauan dan pelatihan Provinsi untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON). Jadi penajaman di bulan Juni ini adalah langkah awal menuju prestasi nasional,” tambahnya.

Hanya Atlet Lolos yang Diperkuat

Terkait keterlibatan cabang olahraga, Prasetyo menjelaskan bahwa pemilihan atlet didasarkan pada hasil nyata prakualifikasi yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 lalu.

“Kita tidak mengirimkan semua cabang olahraga secara merata. Hasil prakualifikasi kemarin menjadi dasar: ada yang lolos, ada yang belum. Yang lolos itulah, baik nama atlet maupun cabangnya, yang akan kita genjot persiapannya. Ini strategi tepat sasaran agar anggaran dan tenaga tidak terpecah, dan hasilnya lebih maksimal,” tegasnya.

Salah satu cabang andalan yang terus konsisten menyumbangkan medali bagi Pemalang adalah Olahraga Selam.

“Cabor Selam adalah kebanggaan kita. Mereka selalu menyumbang emas, meski berjuang dengan keterbatasan alat dan biaya. Kami sangat mengapresiasi dedikasi mereka. Kendala utamanya memang peralatan yang sangat mahal, satu set lengkap bisa mencapai Rp 200 juta. Meskipun kemampuan anggaran terbatas, kita tetap berkomunikasi dan berusaha membantu kebutuhan yang paling mendesak agar performa mereka tetap terjaga,” jelas Prasetyo.

 

Anggaran Hibah & Sistem Bantuan Langsung ke Atlet

Menyikapi keterbatasan dana yang sering menjadi masalah utama, Ketua KONI baru ini memastikan sumber pendanaan bersumber dari hibah Pemerintah Kabupaten Pemalang yang telah diajukan sebesar Rp 6 M dan belum tahu akan disetujui berapa, sama seperti lembaga kemasyarakatan lain seperti PMI atau Pramuka.

Namun, ada terobosan besar dalam sistem penyaluran dana agar lebih transparan dan tepat guna: Bantuan langsung ke rekening atlet, bukan melalui pengurus cabang olahraga.

“Anggaran kita bersumber dari hibah daerah, dan kami akan kelola secara transparan. Hal paling penting: dana bantuan pelatihan kita salurkan langsung ke rekening masing-masing atlet. Ini langkah tegas untuk menghindari penyalahgunaan atau pemotongan di tengah jalan. Uang itu murni untuk kebutuhan latihan, uji tanding ke luar daerah, dan peningkatan kemampuan mereka,” tegas Prasetyo.

Langkah ini diambil agar setiap rupiah yang diberikan Pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh atlet sebagai ujung tombak prestasi daerah.

Harapan Baru: KONI Hadir, Atlet Berprestasi

Di akhir pernyataannya, Prasetyo Widyatmoko berharap seluruh elemen masyarakat, Pemerintah, dan pengurus cabang olahraga dapat bersinergi. KONI periode ini berkomitmen menjadi mitra strategis atlet, mendukung dari segi pendanaan, pembinaan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar.

“Kita sadar kemampuan anggaran terbatas, tapi niat dan kerja keras kita tidak terbatas. Mulai bulan Juni kita bergerak, fokus ke Porprov Oktober, dan membangun jalur prestasi hingga ke tingkat nasional. Pemalang punya bibit hebat, tugas kami memolesnya menjadi berlian yang bersinar,” pungkasnya penuh semangat. (Bondan)

PRABAWA BARU OLAHRAGA PEMALANG PRABAWA BARU OLAHRAGA PEMALANG Reviewed by Admin Pemalang on Rating: 5