Breaking News

Tutup Tambang Emas Liar Di Gunung Liman, Polda Banten Kini Buru Para Gurandil


Komando Bhayangkara - Polda Banten menutup aktivitas tambang emas ilegal yang telah meresahkan suku Baduy di Gunung Liman, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten.

Tambang emas liar itu ditutup karena letak lubang tambang berada di kawasan Wewengkon Adat Kasepuhan Cibrani, yang merupakan kawasan hutan sakral adat suku Baduy.

Direktur Reskrimsus Polda Banten, Kombes Joko Sumarno mengatakan, di Gunung Liman memang ada bekas penambangan, namun aktivitas kegiatan sudah tidak ada.

"Kita lakukan pembongkaran pada 14 April atau seminggu yang lalu sebelum video itu viral," kata Joko Sumarno, lewat keterangannya yang didapat Kantor Berita RMOLJakarta, Sabtu (24/4)

Saat meninjau ke lokasi, petugas menyita cangkul, kayu, dan tenda yang digunakan untuk menambang.

Namun pada saat melakukan pengecekan ke lokasi, polisi tidak menemukan aktivitas penambangan yang dilakukan para gurandil, sebutan para penambang emas liar.

"Kami cek ke lapangan tidak ada aktivitas," lanjut Joko.

Sejauh ini, Satgas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) masih melakukan penyelidikan guna menangkap oknum warga yang melakukan penambangan di kawasan hutan.

"Kami juga sudah berkomunikasi dengan tokoh dan masyarakat setempat untuk memberikan informasi kalau ada kegiatan kembali agar melaporkan ke kami," ujarnya.

Informasi yang dihimpun sejauh ini, penambang yang merusak alam itu bukan berasal dari suku Baduy.

Pasalnya, jarak tempuh dari kampung ke lokasi penambangan cukup jauh. (MKB/RMOL)

Foto : Direktur Reskrimsus Polda Banten Kombes Joko Sumarno/Ist
Tutup Tambang Emas Liar Di Gunung Liman, Polda Banten Kini Buru Para Gurandil Tutup Tambang Emas Liar Di Gunung Liman, Polda Banten Kini Buru Para Gurandil Reviewed by Komando Bhayangkara on Rating: 5

Tidak ada komentar