Adsterra

Breaking News

Soliditas & Regenerasi Jadi Kunci Kemenangan, Junaedi: Kader Derajatnya Sama, Hanya Beda Tempat Pengabdian


Komando Bhayangkara, Pemalang – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang sukses menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak se-Kabupaten Pemalang. Kegiatan besar ini berlangsung di RGP Pemalang Convention Center, Selasa (26/5/2026), dan dihadiri jajaran pimpinan, kader, serta tokoh sentral partai, termasuk Mantan Bupati Pemalang periode 2011–2016 dan 2016–2021, H. Junaedi.

Acara ini menjadi momen penting dalam menjaga keutuhan barisan, memilih pemimpin di tingkat anak cabang, serta menyatukan visi menuju peta politik dan target kemenangan partai di masa mendatang. Turut hadir Pengurus DPC PDI Perjuangan, seluruh Anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi PDI Perjuangan, jajaran PAC, serta ribuan kader solid dari berbagai wilayah kecamatan se-Pemalang. (26/5/26)

Dalam wawancara khusus setelah pembukaan MUSANCAP, H. Junaedi menegaskan bahwa soliditas adalah nyawa perjuangan partai. Ia mengingatkan seluruh kader, baik yang duduk di struktur kepengurusan maupun yang tidak, memiliki derajat kehormatan yang sama persis sebagai kader PDI Perjuangan.

“Soliditas menjadi hal yang paling penting untuk merajut kemenangan yang akan datang. Saya sebagai senior partai mengharap seluruh jajaran tetap semangat dan tetap solid. Ingatlah, kader derajatnya itu sama. Yang menjadi pengurus maupun yang tidak, perbedaannya hanya ada pada tempat dan bentuk pengabdiannya saja. Kader yang ada di luar struktur pun punya derajat yang sama, sehingga sudah menjadi kewajiban kita semua untuk tetap semangat berjuang,” tegas Junaedi.

Ia menyadari bahwa dalam sebuah demokrasi internal seperti Musancab, pasti ada nama yang terpilih diberi mandat, dan ada pula yang belum mendapat kepercayaan. Namun, perbedaan hasil tersebut tidak boleh memecah belah persaudaraan.

“Di Musancab ini pasti ada ketua yang terpilih, ada yang ditunjuk, ada juga yang mungkin belum terpilih. Pesan saya: dimanapun barisannya, dimanapun posisinya berada, tetaplah merasa sebagai sesama kader. Semangat patriotik dan militansi partai itu harus menjadi pedoman mutlak bagi kita semua,” tambahnya.

Menyikapi dinamika persaingan dan perbedaan pilihan yang kerap terjadi saat musyawarah, Junaedi menekankan bahwa tidak ada siasat khusus untuk menyatukan kembali barisan. Kuncinya satu, Pengertian dan Kerelaan Hati.


Sebagai contoh nyata, mantan Bupati dua periode ini mengaku dirinya sendiri saat ini tidak lagi memegang mandat jabatan struktural, namun ia tetap berjuang sekuat tenaga.

“Kalau ditanya bagaimana caranya meredam perbedaan dan menyatukan semangat? Jawabannya: tidak ada siasat, tidak ada cara lain selain hati yang legowo. Saya contohnya dulu menjabat ketua, tapi di periode ini saya tidak diberi mandat, tidak ditugaskan. Saya memahami betul bahwa organisasi harus ada regenerasi, harus memberi ruang bagi kader-kader muda untuk berkarya. Saya tetap legowo, saya tetap kader PDI Perjuangan, dan saya tetap membantu dimanapun saya berada,” ujarnya dengan tegas.

Masuk ke pembahasan target politik ke depan, Junaedi mengakui bahwa sama seperti partai politik lainnya, PDI Perjuangan memiliki ambisi untuk menambah jumlah kursi, baik di tingkat DPRD Kabupaten Pemalang, DPRD Provinsi Jawa Tengah, hingga DPR RI.

Ia menyinggung juga arahan Ketua DPC PDI Perjuangan Pemalang, Dede Indra Permana, yang mengingatkan agar seluruh kader senantiasa menjaga nama baik partai dan menjadikan kebanggaan partai sebagai kebanggaan pribadi.

“Tentu target kita jelas, kursi harus bertambah, perwakilan kita di Kabupaten, provinsi, maupun pusat harus semakin kuat. Tapi saya ingatkan kepada kawan-kawan, target itu tidak akan tercapai kalau tidak ada soliditas. Pak Dede Indra Permana juga sudah sampaikan, kader harus bisa mewangikan, membawa keharuman nama partai. Kalau sesama kader kurang solid, itu sama saja kita sedang merontokkan sendi-sendi kekuatan kita sendiri. Kalau kita pecah, berarti kita bukan lagi keluarga besar,” pesan Junaedi.

Di akhir pernyataannya, Junaedi kembali mengajak seluruh elemen partai yang hadir di Musancab serentak ini untuk menjadikan momen pemilihan ketua baru sebagai awal kekuatan baru. Bagi yang terpilih, amanah harus dijalankan sebaik mungkin. Bagi yang belum, dukungan adalah kewajiban.

“Mari kita buktikan bahwa PDI Perjuangan di Pemalang adalah partai yang dewasa, partai yang bersatu, dan partai yang siap menang besar. Tidak ada kader yang kalah, semua adalah pemenang selama kita masih berjuang bersama,” pungkas H. Junaedi.

Musancab serentak ini telah menetapkan para pemimpin baru di tingkat anak cabang yang diharapkan mampu memperkuat akar rumput dan membawa kemenangan gemilang bagi PDI Perjuangan di Kabupaten Pemalang pada pesta demokrasi mendatang.

(Bondan)

Soliditas & Regenerasi Jadi Kunci Kemenangan, Junaedi: Kader Derajatnya Sama, Hanya Beda Tempat Pengabdian Soliditas & Regenerasi Jadi Kunci Kemenangan, Junaedi: Kader Derajatnya Sama, Hanya Beda Tempat Pengabdian Reviewed by Admin Pemalang on Rating: 5