Breaking News

Kasus Dosen Diduga Ciumi Mahasiswi Unri Naik ke Penyidikan!


Komando Bhayangkara - Polisi meningkatkan penanganan kasus mahasiswi Universitas Riau (Unri) diduga dicium dosen saat bimbingan skripsi ke penyidikan. Proses hukum terus berlangsung.

"Ya, ditingkatkan ke penyidikan," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, saat dimintai konfirmasi, Kamis (11/11/2021).

Sunarto mengatakan kasus ditingkatkan ke penyidikan setelah polisi memeriksa Dekan FISIP Unri Syafri Harto dan saksi lain. Polisi juga telah memeriksa saksi dari pihak korban.

"Saksi-saksi sudah diperiksa, korban juga sudah diperiksa. Maka hari ini kasus telah ditingkatkan ke penyidikan," kata Sunarto.

Kasus itu ditingkatkan setelah penyidik Dit Reskrimum menggelar prarekonstruksi di ruang dekan FISIP Unri, Pelanbaru. Dia belum menjelaskan siapa tersangka dalam kasus ini.

"Tadi malam kita pra rekonstruksi di ruang dekan. Ada korban, saksi staf dekan sama dekan, tapi tidak dijumpakan," katanya.

Kasus ini mencuat usai sebuah video pengakuan seorang mahasiswi soal pelecehan seksual di kampus Unri viral. Mahasiswi tersebut mengaku menjadi korban pelecehan yang diduga dilakukan Dekan FISIP Unri, Syafri Harto.

Wanita dengan wajah yang disamarkan itu mengaku mahasiswi jurusan Hubungan Internasional angkatan 2018 yang sedang bimbingan skripsi. Dia mengaku mengalami pelecehan pada akhir Oktober lalu di lingkungan kampus.

Mahasiswi itu mengaku dicium Syafri saat bimbingan. Kasus ini telah dilaporkan ke polisi. Syafri telah membantah tudungan tersebut. Dia kemudian melaporkan balik mahasiswi tersebut ke Polda Riau.

Syafri melapor karena merasa nama baiknya dicemarkan. Dia juga mengancam akan menuntut Rp 10 miliar ke mahasiswi itu. (MKB/DETIK)

Foto: Dugaan pelecehan seksual menimpa mahasiswi di Universitas Riau (Unri) angkatan 2018. Dugaan pelecehan seksual itu viral dan beredar di grup WhatsApp. (Screenshot video viral)
Kasus Dosen Diduga Ciumi Mahasiswi Unri Naik ke Penyidikan! Kasus Dosen Diduga Ciumi Mahasiswi Unri Naik ke Penyidikan! Reviewed by Komando Bhayangkara on Rating: 5

Tidak ada komentar